MAULANA ALI AHMAD

Hentikan Ijin Pinjam Pakai Hutan Lindung Untuk Newmont

In MAULANA ALI AHMAD on Mei 8, 2008 at 1:40 am

Departemen Kehutanan menyatakan sedang mengkaji perpanjangan izin
pinjam
pakai kawasan hutan lindung Batu Hijau untuk tambang PT Newmont Nusa
Tenggara (Tempo/05/05). Pemerintah tak perlu memperpanjang pinjam pakai
hutan untuk perluasan penimbunan limbah Newmont ini. Sejak kehadiran
Newmont, tangkapan air di kawasan itu berkurang dan bahaya krisis air
mengancam warga sekitar tambang.

Newmont menambang hutan lindung Batu Hijau, sejak tahun 1999. Tambang
ini rakus lahan dan air. Ia membabat kawasan hutan dan melubangi
tanahnya. Setiap harinya, ia membuang sekitar 120 ribu ton tailing ke
Teluk Senunu.

Lubang Batu hijau berada di bagian hulu berang atau sungai Sejorong,
artinya kawasan hutan lindung itu tangkapan air penting bagi kawasan
tersebut. Ini jelas beresiko besar terhadap pemenuhan air warga ke
depan. Sungai ini memenuhi kebutuhan air sedikitnya 834 warga yang
tinggal dihilir daerah aliran sungai (DAS) Sejorong. Ini data 4 tahun
lalu. Sungai Sejorong merupakan sungai utama dari DAS Sejorong yang
terletak di bagian barat daya Pulau Sumbawa. Di desa Tongo Sejorong
sebelum ada tambang Newmont, warga menggunakan air sungai sejorong
untuk
mengairi sawah, mandi, mencuci, memandikan ternak dan menangkap ikan.
Pendek kata, ia penopang kehidupan warga sekitar.

Dulu, di musim kemarau sungai ini tak pernah kering. Tapi sejak Newmont
menggali batu Hijau, warga mengeluhkan debit air sungai menurun
drastis.
Di sekitar Sungai Sejorong sedikitnya ada 12 anak sungai lainnya yang
digunakan oleh desa-desa sekitar tambang. Ada SP1, SP2 dan SP3.
Sungai-sungai di sana juga turun debitnya.

Kondisi ini memiskinkan warga sekitar, khususnya desa Tongo Sejorong
dan
kecamatan Sekongkang. Sudah ratusan juta ton limbah dibuang dan
pemiskinan di kawasan itu masih sangat tinggi. Data BPS Kabupaten
Sumbawa Barat tahun 2005 menunjukkan, jumlah rumah tangga miskin di
Kecamatan Sekongkang mencapai 62% persen. Angka tertinggi dibanding
wilayah lain di Sumbawa Barat.

Dan jangan lupa. Banjir besar di kecamatan Taliwang yang terjadi karena
rusaknya kawasan hutan di hulu. Banjir paling besar di kawasan ini,
tahun 2000 – terjadi setelah Newmont membabat kawasan hutan untuk
konstruksi tambangnya di tahun 1997 – 1998. Sungai Brang Rea meluap.
Banjir bandang ini menenggelam Kecamatan Taliwang, ribuan rumah
tenggelam dan memporak-porandakan ratusan rumah yang berada di pinggir
kali. Banjir itu kembali datang Desember tahun lalu. Taliwang mengalami
lumpuh total karena terputusnya aliran listrik, telepon, dan telepon
seluler. Hampir seluruh rumah penduduk sekitar 12.000 jiwa terendam air
hingga ketinggian lebih satu meter.

Tambang Newmont tak hanya menyusahkan warga di sekitar tambang, tapi
juga mengancam kawasan hutan lindung Dodo Rinti. Ini kawasan perluasan
tambang. Hutan lindung Dodo Rinti adalah kawasan hutan lindung –
tangkapan air bagi lahan-lahan pertanian yang ada kecamatan Labangka,
Pelampang, Lapi lopok, Moyo hulu, Moyo hilir dan Moyo Utara, dan
kecamtan Lunyuk.

MS Kaban, Rahmat Witoelar dan Purnomo Yusgiantoro, petinggi tiga
Departemen – yang paling bertanggung jawab terhadap rusaknya lingkungan
dan ancaman keselamatan warga di sekitar tambang ini, harus bertanggung
jawab.

Kami mendesak Departemen Kehutanan tidak memperpanjang ijin pinjam
pakai
PT Newmont Nusa Tenggara. Pemerintah harus segera mengkaji ulang
keberadaan PT NNT. Tambang ini juga sangat merugikan negara karena
menjual hasilnya dalam bentuk konsentrat.

Kami meminta Komnas HAM melakukan penelitian hubungan keberadaan
tambang
PT NNT dengan pelanggaran Hak ekonomi, Sosial dan Budaya terhadap warga
sekitar tambang.

Kontak Media : Luluk Uliyah 0815 9480 246, Yani Sagaroa 0813 3964 0661

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: