MAULANA ALI AHMAD

cara setting domain dan hosting

In MAULANA ALI AHMAD on Mei 15, 2008 at 2:36 am

cara-seting-nsBeberapa hari ini ada yang bertanya baik melalui YM, SMS dan telp, pertanyaannya hampir sama, yaitu berkaitan dengan pembelian dan seting domain, khususnya seting DNS atau NS. Bagaimana sih cara mengeset domain dan hosting agar bisa bersatu. Pada artikel sebelumnya, saya sudah menyinggung pengertian tentang domain dan hosting. Nah, artikel kali ini mungkin hanya akan mengulangi penjelasan diatas dengan sedikit diperjelas. Untuk mempermudah, ada sebuah kasus misalkan saya membeli hosting (hosting saja lho, tanpa domain, yang berarti saya membeli web space saja) pada perusahaan A. Kemudian saya membeli sebuah domain pada perusahaan B. Ini perusahaan yang berbeda. Mana yang lebih dulu dibeli? hosting dulu atau domain?

Kalau menurut pengalaman saya, lebih mudah membeli domain dulu. Disini juga bisa diterapkan pada domain gratis, macam co.cc dan uni.cc. Yang penting domain, masalah gratis atau tidak urusan no 49, he he. Nah, kalau sudah mendapatkan domain, baru kita menuju ke perusahaan hosting. Waktu membeli hosting, pasti akan ditanya 3 hal berikut ini

  • Apakah sekalian membeli domain ditempat mereka
  • Apakah akan menggunakan domain milik sendiri (artinya domain yang sudah dibeli tadi)
  • Apakah akan transfer domain. Waktu membeli domain tadi, registrar domain anda adalah perusahaan B, jika anda akan mentransfer domain, maka registrarnya akan menjadi perusahaan A. Saya belum pernah melakukan ini, jadi tidak ada pengalaman

Pilih yang mana? pada kasus ini, kita pilih yang no 2. Lanjutkan pendaftaran hosting sampai selesai. Setelah membayar untuk hosting, biasanya langsung diaktifkan. Begitu? tentu saja masih kurang, ini bagian yang paling krusial.

Setiap web hosting memiliki alamat NS (name server) atau DNS. Setelah hosting anda aktif, anda pasti akan diberi alamat NS (biasanya melalui email). Alamat NS biasanya seperti ini ns1.webhosting-anda.com dan ns2.webhosting-anda.com. Nah, yang perlu anda lakukan untuk menyatukan hosting dan domain yang beli terpisah tadi adalah memasukkan NS tadi ke dalam setingan domain. Caranya, masuk ke dalam control panel domain anda, bukan Cpanel lho, setiap domain pasti memiliki control panel. Caranya masuk biasanya melalui login di perusahaan tempat anda membeli domain. Kalau tidak tahu, bisa ditanyakan pada Customer Supportnya. Katakanlah anda sudah bisa masuk ke dalam domain control panel. Cari menu yang berhubungan dengan Manage Name Server atau DNS. Kemudian masukkan name server tadi (dalam kasus ini ns1.webhosting-anda.com dan ns2.webhosting-anda.com). Save dan tunggu sampai maximal 2 hari, maka domain dan hosting anda sudah bisa digunakan.

Semoga artikel ini bisa menjawab semuanya. Saya bukannya tidak mau menjawab, justru saya pikir artikel yang saya tulis kurang sakti, sehingga harus bertanya dulu pada saya. Ini pembelajaran bagi saya pribadi agar lebih fokus dalam menulis. Tapi kasusnya lain kalau malas membaca. he he.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: